Rubella…Bisa Bikin Anak Tidak Normal

Sukseskan Imunisasi MR di Mojokerto

Nama Rubella tiba-tiba populer dikalangan anak-anak hingga remaja. Rubella juga disebut campak jerman,yaitu infeksi virus yang menyerang anak-anak dan remaja, di Indonesia ada lebih dari 800 kasus.

Di Mojokerto, anak usia 9 bulan hingga 15 tahun wajib mengikuti imunisasi measles rubella (MR), ini untuk membentengi diri dari serangan Rubella yang bisa membuat anak mengalami kecacatan.

“Ada  247.198 anak di wilayah Kabupaten Mojokerto yang wajib mengikuti imunisasi ini, bulan Agustus fokus pada imunisasi di sekolah, September untuk yang diluar sekolah.” Ungkap Didik Khusnul Yakin, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga :  9.546 warga Kab. Mojokerto belum Perekaman KTP-eL

Dokter Spesialis Anak, Toto Wishnu Hendrarto mengatakan, penderita yang terkena sindrom rubella kongenital akan memunculkan generasi yang tidak normal, bahkan menimbulkan kematian.  “Rubella belum ada obatnya, jadi harus dicegah melalui imunisasi, ini sangat penting untuk memutus mata rantai penularan,” jelasnya.

Kata dokter Toto, kalau virus ini masuk dalam sel, suatu saat bisa reaktivasi virus dan terjadi sindrom. Kalau terjadi pada perempuan yang suatu saat hamil, akan terjadi sindrom rubella kongenital dan anaknya bisa mengalami cacat seperti tuli, penyakit jantung bawaan, bahkan hingga kematian.(adi)