Nasib Pedagang Ubalan Pacet Mojokerto “Nggantung”

Wisata Ditutup Total Hingga Akhir Tahun

Pembangunan wisata ubalan Pacet, Mojokerto yang akan dijadikan water park mulai dikerjakan,  lokasi wisata pemandian ini pun ditutup total hingga akhir tahun. Proyek ini membuat nasib pedagang disekitar Ubalan tidak jelas.

Beberapa pedagang memilih nekat berjualan, meskipun di lokasi sepi pengunjung, mereka hanya berharap ada wisatawan untuk sekedar beli oleh-oleh.

“Biasanya ada wisatawan yang datang kesini untuk beli sayur, buah dan oleh-oleh khas Pacet.” Ungkap Susi, Pedagang sayuran dan oleh-oleh khas Pacet di Ubalan.

Kata Susi, saat ini ditempat jualannya masih belum terganggu pelaksanaan proyek, tapi kalau nanti alat berat sudah datang semua dan keberadaanya mengganggu, pedagang siap untuk pindah. “Ya kalau boleh, pindah ke lahan parkir milik DLLAJ diatas, tapi nggak tau boleh atau tidak, karena belum minta ijin.”

Seperti diketahui, wisata Ubalan Pacet sejak Senin 21 Agustus lalu ditutup total, seiring dengan dimulainya proyek pembangunan water park yang anggarannya mencapai 22,9 miliar. Diperkirakan proyek akan selesai akhir tahun 2017.(eky)

Baca Juga :  Medan Sulit, Proyek SDN Pacet 2 Mojokerto Tak Rampung

Foto : Eky Monita

Baca juga :