Diresmikan Presiden, Tol Mojokerto – Jombang Belum Beroperasi

Tunggu SK Perberlakuan Tarif

Tol Jombang – Mojokerto (Joker) sepanjang 40,5 km memang sudah selesai 100 persen dan sudah diresmikan Presiden Joko Widodo, Minggu (10/09), tapi sejauh ini tol yang menghubungkan tol Surabaya – Mojokerto (Sumo) dan tol Ngawi – Kertosono ini belum bisa beroperasi.

Dela Rosita, Humas PT Marga Harjaya Infrastruktur (MHI), pengelola tol Joker mengatakan, untuk pengoperasian tol joker seksi 2 yang menghubungkan Tembelang Jombang hingga Pageruyung Mojokerto masih menunggu SK dari Kementerian PUPR.

“Kita masih menunggu SK dari kementerian PUPR, tapi kalau seksi 2 beroperasinya menunggu tol Solo-Kertosono, karena menghubungkan ke tol Soker.” Ungkapnya.

Baca Juga :  Tol Jombang - Mojokerto Dikonsep Ramah Lingkungan

Wiwiek D Santoso, direktur PT MHI mengatakan pembangunan tol Joker terbagi dalam 4 seksi, seksi 1 diresmikan pada 2014, seksi 3 diresmikan pada 2016. “Berkat dukungan semua pihak, pada tol Joker seksi 2 dan 4 sudah diresmikan Presiden, Tol ini panjangnya  September 40,5 km dan melintasi 35 desa di Jombang dan Mojokerto.” Ungkapnya.

Dengan diresmikan tol Joker ini, diharapkan mampu mengurangi kemacetan yang selama ini terjadi di By pass Mojokerto, seperti perempatan mertek, simpang 5 Kenanten, hingga pertigaan Mengkreng, Kertosono, yang mempertemukan tiga wilayah, Jombang – Kediri dan Nganjuk.(sma)