TPA Randegan Mojokerto Laris Manis, jadi jujukan Kungker

Karawang belajar Managemen Sampah di Mojokerto

TPA Randegan Kota Mojokerto saat ini menjadi jujukan studi banding kalangan pelajar dan pemerintah daerah yang ingin mengetahui proses pengolahan sampah, juga sharing sistem dan managemen pengolahan sampah di TPA.

Data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto, sudah 116 sekolah dan PAUD yang berkunjung  ke TPA Randegan, serta 6 daerah di Jawa, Bali dan Kalimantan yang melihat secara langsung TPA milik Pemkot yang menjadi penyumbang terbesar Kota Mojokerto meraih penghargaan  Adipura dari Kementerian Lungkungan Hidup.

Amin Wachid, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Mojokerto mengatakan, hampir setiap Minggu selalu ada tamu dari lembaga yang hadir, baik kalangan pelajar, DPRD dan Pemda. “Kita merasa senang banyak tamu yang datang, karena menjadi motivasi tersendiri bagi kami untuk  terus berbenah.” Terangnya, saat menerima kunjungan dari Pemkab Karawang Jawa Barat, Senin (16/10) di TPA Randegan.

Amin juga mengatakan, sampai saat ini sudah ada enam daerah yang melihat langsung TPA Randegan, diantaranya dari Kab Berrau – Kaltim, Kab. Pamekasan, Kab. Negara – Bali, Kab Gresik, Kota Surabaya dan Kab. Karawang, untuk Minggu depan Kota Sukabumi.

Baca Juga :  GTT di Mojokerto Dapat Tunjangan Rp 10,5 Juta, Bulan ini Cair

Sementara Wawan Setiawan, Kepala DLH Kabupaten Karawang Jawa Barat mengaku kagum dengan pengelolaan sampah di TPA milik Pemkot mojokerto, karena selain tempatnya nyaman juga berfungsi sebagai sarana edukasi. “Kita banyak belajar disini dan akan kita adopsi untuk TPA Karawang, karena kita masih open dumping atau sampah hanya ditumpuk saja, kita akan belajar sistem pengelolaan sampah, sanitasi landfill, gas metan, air lindi dan semuanya.” Ungkapnya.

Kata Wawan, Karawang dengan kemampuan APBD 4,2 Trilliun untuk 30 kecamatan diharapkan mampu untuk mempunyai sistem pengelolaan sampah yang baik. “Kita malulah dengan Kota Mojokerto, meskipun daerah kita besar bukan berarti pengelolaan sampahnya sulit, katanya pak Amin bisa diatur berdasakan skala, intinya kita banyak belajar dari kota Mojokerto.” Tambahnya.

Rombongan dari Pemkab Karawang, Jawa Barat melakukan kunjungan kerja ke Kota Mojokerto untuk melihat acara langsung bagaimana kota onde-onde ini bisa meraih Penghargaan Adipura. Rombongan yang dipimpin Kepala DLH dan Kepala Bappeda ini mengunjungi TPA Randegan dan beberapa lokasi penataan lingkungan di Kota Mojokerto, juga Audiensi bersama Walikota Mas’ud Yunus.(sma)