Rawan Molor, Pemkot Mojokerto minta Kontraktor GMSC tambah Pekerja

Evaluasi khusus Proyek GMSC

Pemkot Mojokerto terus memantau perkembangan proyek finishing Graha Mojokerto Service City (GMSC) senilai Rp 31,8 miliar yang saat ini sedang dikebut. Pemantauan dipimpin langsung plt Sekkota Mojokerto, Gentur Prihantono.

Kepada suaramojokerto.com, Gentur mengatakan, evaluasi proyek GMSC dilakukan setiap dua hari sekali melalui meeting khusus. “Kita pantau terus progres pembangunannya, target kami setiap hari harus naik 2 persen.” Ungkapnya.

Saat ini pengerjaan finishing GMSC sudah berjalan 15 persen, pemkot optimis proyek akan selesai sesuai kontrak kerja karena semua bahan material sudah berada di lokasi. “Pekerjaan yang paling berat adalah pemasangan keramik dan AC Central, tapi semua bahan material sudah ada di lokasi dan tinggal pemasangannya saja.” Terangnya.

Baca Juga :  Pesta Ikan di Waduk Peninggalan Mojopahit di Mojokerto

Sementara mengenai percepatan pengerjaan proyek GMSC, sekarang ini pihak pelaksana sudah melibatkan 140 karyawan, tapi Pemkot meminta ditambah lagi. “Kita memang tidak ingin proyek ini molor, target tahun ini proyek fisiknya selesai, tahun depan akan menyentuh isinya seperti meubeler dan perlengkapannya.” Ujarnya.

Sesuai kontrak kerja, proyek finishing GMSC dikerjakan selama 120 hari terhitung mulai 31 Agustus-28 Desember 2017, pekerjaannya meliputi pembangunan ruang genset dan ruang panel, pemasangan keramik, pintu dan kaca serta pengecatan. Selain itu, juga ada pekerjaan mekanik, seperti AC, PMK dan Pompa serta pekerjaan elektrical seperti kelistrikan, sound system hingga CCTV. Sedangkan untuk meubeler, lift dan eskalator akan dianggarkan tahun 2018.(sma)