7 Anjal di Mojokerto diamankan Polisi, Ngaku Broken home

Razia Anjal dan Gepeng

Maraknya anak jalanan yang berkeliaran di Mojokerto bakal ditertibkan polisi, baik mereka yang mengamen, mengemis atau sekedar mangkal di persimpangan jalan.

Polres Mojokerto dalam operasi bina kusuma, Jum’at (20/10) menyisir beberapa tempat yang biasa dipakai mangkal anak jalanan ini, seperti di simpang Mojosari, Pasar Bangsal, simpang Lima Kenanten dan perempatan Sooko, keberadaan mereka dinilai mengganggu pengguna jalan dan keindahan lingkungan.

Akp Bambang Sujadmiko Kasat Binmas Polres Mojokerto mengatakan dalam razia yang dilakukan, ada tujuh anak jalanan yang diamankan dan diserahkan ke Dinas sosial. “targetnya adalah para anak jalanan, gelandangan dan pengemis, ada tujuh anak yang diamankan dan langsunh diserahkan ke Dinas Sosial untuk pembinaan.” Ungkapnya.

Baca Juga :  Pelanggar Lalin di Mojokerto Naik 30 Persen

Ketika diperiksa polisi, beberapa anak jalanan mengaku hanya sekedar mencari hiburan karena keluarganya bermasalah, seperti orang tuanya cerai atau kurang harmonis. “Sebagian besar mereka mengaku broken home, tapi ada juga yang karena faktor pergaulan.” Tambahnya.

Tujuh anak yang diamankan polisi ini sebagian besar warga Mojokerto sendiri, dan Polres Mojokerto akan menggelar operasi serupa secara periodik.(fam/udi)