Pilwali Mojokerto Rawan Masalah dan Money Politik

Panwas Petakan Daerah Rawan

Pilwali Mojokerto berpotensi muncul banyak masalah yang berhubungan dengan data pemilih, karena adanya kecamatan baru yaitu kecamatan Kranggan.

Elsa Fifayanti, ketua Panwas Kota Mojokerto setelah pelantikan anggota Panwascam, Rabu (08/11) mengatakan, dengan adanya kecamatan baru, data kependudukan akan mengalami pergeseran.

“Antisipasinya, verifikasi faktual data pemilih harus lebih teliti, jangan sampai dengan adanya kecamatan baru dan pergeseran administrasi kependudukan akan disalah gunakan.” Ungkapnya.

Baca Juga :  JPU Banding, Kasus ASN Mojokerto Terlibat Kampanye Berlanjut

Elsa juga mengatakan, potensi kerawanan ini juga bertambah karena petugas lapangan atau PPL tahun ini berkurang. “Kalau dulu, setiap kelurahan ada 5 PPL tapi pada pilkada kali ini setiap kelurahan hanya satu PPL.” Tambahnya.

Selain rawan masalah data pemilih, Pilwali Mojokerto juga rawan money politik karena hasil pemetaan Panwas sebagian besar warga kota mojokerto bekerja di sektor informal yang rentan dengan money politik.(sma)