Bahaya, Pelajar Mojokerto Belajar Oplos Cukrik

Oplos Alkohol 70 Persen dengan Marimas

Pol PP  kota Mojokerto baru-baru ini menangkap kalangan pelajar yang hendak pesta miras di sekitar Jembatan Rejoto, belasan pelajar ini terpaksa dibawa ke kantor Pol PP dan diberi pembinaan ekstra, karena kondisinya agak teler.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, kalangan pelajar ini disinyalir sedang mabuk karena habis meminum oplosan alkohol 70 persen yang dicampur dengan marimas dan diminum pakai sedotan.

“Karena mereka terpengaruh alkohol, akhirnya kita merefreshkan mereka dulu dengan memberi teraphy sekaligus pembinaan, seperti kita beri sabun satu-satu dan kita suruh mandi hingga sabunnya habis.” Ungkap Hatta Amrullah, Kasubid Kesekretariatan Satpol PP Kota Mojokerto.

Baca Juga :  Pabrik Sepatu PT Prestasi Mojokerto Terbakar, Karyawan Berhamburan

Hatta juga mengatakan, minuman oplosan yang mereka minum sangat berbahaya bagi kesehatan, karena alkohol 70 persen yang dioplos merupakan alkohol untuk antiseptik, yang mereka beli dari apotik. “Ini mengingatkan kasus cukrik di Mojokerto beberapa tahun lalu, yang menewaskan belasan orang.” Tambahnya.

Terjaringnya 14 pelajar oleh Pol PP Kota Mojokerto ini membuktikan bahwa kenakalan remaja di Kota Mojokerto butuh perhatian dan penanganan yang sangat serius, karena diantara mereka yang dirazia terdapat pelajar yang masih duduk di bangku SMP.(sma)