Proyek TPS di Mojokerto Diprotes Warga

Minta Pembangunan Dibatalkan

Proyek pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reuse-Reduce-Recycle (TPS-3R) di Dusun Sarirejo, Desa Tampungrejo, Puri, Mojokerto diprotes warga, alasannya mereka tidak ingin lingkungannya banyak lalat dan bau. Beberapa warga mendatangi lokasi proyek, Sabtu (11/11) dan meminta pembangunan dihentikan.

Ansori (34) salah satu warga mengatakan, keberadaan tempat pengelolaan sampah 3R ini terlalu dekat dengan pemukiman warga, sehingga warga khawatir terkena dampak bau yang kurang sedap.

“Dengan dibangunnya TPS-3R ini, Warga takut dilingkungan ini akan banyak lalat dan mengganggu kesehatan warga sekitar karena lokasinya dekat pemukiman.” Ungkapnya.

Warga meminta, proyek TPS-3R yang dibangun seluas 40×50 meter persegi ini segera dihentikan, kalau tidak, mereka mengancam akan demo ke DPRD.

Sementara Nurhayati, Kepala Desa Tampungrejo mengaku, proyek pembangunan TPS-3R ini sudah dimusyawarahkan dengan perangkat desa melalui kepala dusun dan tokoh masyarakat. “Sosialisasinya sudah melalui kepala dusun dan tokoh masyarakat, karena proyek ini dibangun di atas tanah kas desa (TKD), kalau sekarang ada warga sekitar yang protes, nanti kita musyawarahkan lagi.” Ungkapnya.

Berita Terkait :  Wabup Mojokerto Buber Bareng 1600 Anak Yatim, Ajak Selalu Bersyukur dan Jadi Generasi Ulil Albab

Pembangunan TPS-3R di Desa Tampungrejo, kampung halaman Bupati MKP ini merupakan program bantuan pemerintah untuk menangani maraknya TPS liar, anggaran proyek ini sebesar Rp 600 juta dan tahun 2017 ini harus selesai, hasil musyawarah desa disepakati TPS-3R ini dibangun di tanah kas desa. (sma)

Baca juga :