MY Tersangka, PDIP Mojokerto Mulai Lirik Figur Baru

PDIP cari figur calon kuat

Penetapan Mas’ud Yunus, Walikota Mojokerto sebagai tersangka dalam pengembangan kasus OTT KPK disinyalir bakal merubah peta politik pada pilwali Mojokerto 2018, karena Incumbent yang satu ini merupakan calon kuat.

Saat ini, PDIP mulai melirik figur baru yang bakal menggantikan Mas’ud Yunus, satu-satunya peserta yang mendaftar dalam penjaringan DPC PDIP sebagai bakal calon walikota pada pilkada 2018.

Febriana Meldyawati, ketua DPC PDIP Kota Mojokerto mengatakan, saat ini DPC masih mencari figur alternatif pengganti Mas’ud Yunus, ada beberapa nama yang masih dipertimbangkan. “Kita belum komunikasi dengan pak Mas’ud, untuk figur, kita masih menimbang potensi dari nama-nama yang masuk.” Katanya.

Ketika ditanya apakah figur alternatif ini muncul dari nama-nama lama yang masuk dalam penjaringan atau muncul nama baru, Melda enggan berkomentar, “Untuk itu, saya masih belum bisa kasih jawaban mas.” Pungkasnya.

Baca Juga :  Walikota Mojokerto Diperiksa Selama 6,5 Jam, Selanjutnya..

Sementara informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, pasca ditetapkannya Mas’ud Yunus sebagai tersangka, PDIP sudah mulai bergerak mencari figur alternatif pengganti, bahkan kabar yang beredar, saat ini muncul nama baru yang mulai digodok partai untuk menggantikan Mas’ud Yunus sebagai bakal calon walikota yang diberangkatkan PDIP, karena bulan Januari 2018 sudah masuk tahap pendaftaran pasangan calon di KPU.

Sedangkan tahapan Pilkada 2018 :
– Pendaftaran pasangan calon (paslon) pada 8-10 Januari 2018.
– Penetapan paslon pada 12 Februari 2018.
– Masa kampanye dimulai 15 Februari-23 Juni 2018
– Masa tenang 24-26 Juni 2018
– Pemungutan suara pada 27 Juni 2018.

(Sayma Aslah)