Ambil Batu Sungai, Warga Mojokerto Demo Minta Galian C Ditutup

Sehari Angkut 100 Truck

Ratusan warga Desa Jatidukuh, Gondang, Mojokerto, Senin (27/11) demo menuntut galian C di Desanya ditutup, karena mengambil batu dari sungai, dan merusak lingkungan.

Sutrisno, korlap aksi mengatakan, warga meminta galian C ini ditutup total dan alat beratnya dikeluarkan dari lokasi galian. “Mereka mengambil batu dari sungai, kalau dibiarkan warga khawatir terjadi longsor karena dalam satu hari bisa dapat 100 truck .” Ungkapnya.

Sutrisno juga mengatakan, galian C di Desa Jatidukuh ini juga dinilai mengganggu lingkungan. “Sumber air yang berada di rumah warga juga terganggu, warnanya menjadi kecokelatan, irigasi persawahan warga juga terganggu.” Tambahnya.

Baca Juga :  Mendagri Minta Walikota Mojokerto Koperatif pada KPK

Sementara AKP Slamet, Kapolsek Gondang saat dikonfirmasi mengatakan, Galian di Desa Jatidukuh, Gondang ini sudah mempunyai izin, tapi karena melebihi batas lokasi sampai ke aliran sungai. “Galian ini sudah punya izin, tapi karena masuk ke wilayah perairan nanti akan kita serahkan ke Pemda.” Kata Kapolsek Gondang.(fam/udi)