Proyek Puskesmas Kranggan Mojokerto jadi Atensi Kejaksaan

Deviasi Negatif 13 Persen

Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto terus memantau perkembangan proyek pembangunan puskesmas Kranggan, Mojokerto senilai Rp 2,97 miliar yang dikerjakan CV. HASAN SEJATI, Gresik.

Proyek puskesmas ini rawan molor, karena saat ini progres pembangunannya mengalami deviasi negatif 13 persen. “Seharusnya rampung 75 persen tapi sekarang masih dikisaran 62 persen.” Kata Pengawas Proyek.

Christiana Indah Wahyu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Mojokerto yang datang ke lokasi proyek bersama tim kejakasaan mengatakan, senin hari ini (28/11) seharusnya plafon sudah terpasang, tapi ternyata gentingnya juga belum terpasang total.

“Kemarin kita sudah datang ke lokasi proyek bersama Bu Kajari, di ada beberapa item yang harus diselesaikan dan hari ini kita tagih janji pelaksana proyek, apakah saran Kajari sudah diterapkan atau belum.” Ungkapnya.

Baca Juga :  Mojokerto Terapkan E-tilang CCTV, Hoax atau Tidak ?

Sementara, Ika Mauludhina, Kasi Datun Kejari Mojokerto meminta kontraktor segera menambah pekerja lagi, karena masih banyak pekerjaan yang belum diselesaikan sesuai schedule. “Kita akan terus pantau proyek ini, karena deviasinya negatif kita minta kontraktor menambah pekerja, selain itu waktunya juga terbatas jadi harus dikebut.” Terangnya.

Sementara dari pantauan Maja FM dilokasi, sampai saat ini pemasangan bagian atap belum selesai, kramik masih terpasang sebagian, sebaguan bangunan juga masih mentah, belum difinishing. Padahal masa kontrak kerjanya berakhir 13 Desember atau tinggal 16 hari lagi.(sma)