Hari Aids Sedunia, 10 ODHA di Mojokerto Meninggal

Tema HAS : Saya Berani, Saya Sehat

Trend penderita HIV/Aids di Mojokerto memang sudah mengarah pada kalangan ibu rumah tangga dan orang dengan usia produktif, ini terlihat dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mojokerto, yang menyatakan dalam 5 tahun terakhir ada 93 orang dengan HIV/Aids (ODHA), dan mayoritas berusia 24-49 tahun.

Christiana Indah Wahyu, Kepala Dinkes Kota Mojokerto mengatakan, setiap tahun jumlah ODHA cenderung meningkat, selain harus dicegah, ini juga bukti bahwa tim yang menangani HIV/Aids bekerja dengan baik.

”kita berupaya agar masyarakat tidak terinfeksi HIV, tapi kalau yang sudah terlanjur terinveksi kita harapkan tidak menjadi Aids, dan yang sudah masuk stadium Aids kita ingin mereka diobati.” Ungkapnya.

Baca Juga :  Pabrik Teh Sosro Mojokerto Didemo Ratusan Buruh

Indah juga mengatakan, tiga program yang disebut three zero inilah yang sekarang terus dilakukan, agar jumlah ODHA tidak semakin bertambah. “untuk bisa melaksanakan program ini tentunya butuh dukungan semua pihak, termasuk para ODHA yang berani untuk mengakui, tampil dan selalu berobat sesuai dengan tema hari Aids sedunia 2017 – Saya Berani, Saya Sehat.” Tambahnya.

Upaya yang dilakukan Dinkes untuk penanggulangan HIV/Aids sekarang ini, lebih banyak bersifat synergy dengan lembaga lainnya, seperti BNNK, KPA, Dinas Sosial dan beberapa Organisasi lain, termasuk lembaga perizinan yang mengeluarkan ijin tempat hiburan dna rumah kos.(sma)