Cuaca Ekstrem, 189 Personil PGC Siaga di Mojokerto

DLH Kota Mojokerto Bentuk Pasukan Gerak Cepat

Potensi bencana di Mojokerto masih cukup tinggi, baik angin kencang, puting beliung, banjir dan longsor. Di wilayah kota Mojokerto selama ini yang kerap terjadi adalah angin kencang yang mengakibatkan pohon tumbang, dan banyaknya sampah liar yang rawan mengakibatkan banjir.

Disaat cuaca ekstrem ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto mensiagakan 189 personil siaga bencana, mereka tergabung dalam Pasukan Gerak Cepat (PGC) yang bertugas menangani dampak angin kencang dan hujan dengan intensitas tinggi.

“Kota Mojokerto sering diterpa angin kencang sehingga banyak pohon tumbang, PJU ambruk dan papan reklame roboh, selain itu juga rawan banjir akibat banyaknya sampah liar, tim inilah yang akan bergerak cepat menanganinya.” Ungkap Amin Wachid, Kepala DLH Kota Mojokerto.

Amin Wachid juga menjelaskan, PGC berkekuatan 189 personil. Terbagi dalam 7 wilayah tupoksi seperti tim sapu jalan, tim bersih sungai, tim pemeliharaan pohon, tim PJU, tim pemeliharaan tanaman, tim TPA (Tempat Pembuangan Akhir), dan tim TPS (Tempat Penampungan Sementara). Mereka siaga dan oncall setiap saat di pos masing-masing.

Baca Juga :  Petahana Tulungagung Direkom PDIP, Mojokerto ke Siapa ya ?

“Jika muncul kejadian bencana atau peristiwa, mereka langsung bergerak, yang sering terjadi pohon tumbang dan mata maraknya sampah liar di musim penghujan ini.” Tambahnya.

Amin mrncobtohkan, pada saat hujan deras mengguyur kawasan Kota Mojokerto, apalagi disertai angin kencang, seluruh tim PGC siaga di kantor DLH dengan peralatan lengkap.

“Saat hujan deras tim ini selalu siaga di kantor dengan semua perlengkapan, seperti satu mobil snorkel, truk bak terbuka, mobil pik up terbuka, motor roda tiga terbuka, hingga peralatan macam senso, penyapu jalan, pisau besar, tali, dan lain-lainnya, begitu ada informasi terampak tim langsung bergerak.” Pungkasnya.(sma)