Awas, Banyak Cewek Jadi Pengedar Narkoba di Mojokerto

Polres Mojokerto Desak Bentuk BNNK

Peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Mojokerto terus meningkat, di sepanjang tahun 2017 ada 131 kasus narkoba yang diungkap polisi, dengan jumlah tersangka sebanyak 179 orang.

Data yang dihimpun suaramojokerto.com, dibanding tahun sebelumnya, peredaran narkoba di Mojokerto naik sekitar 9 persen, didominasi pelajar lulusan SMA dan kalangan pekerja.

AKBP Leonardus Simarmata Kapolres Mojokerto mengatakan, peredaran narkoba di Mojokerto mengalami kenaikan yang cukup signifikan hingga 9 persen, tahun ini ada 179 tersangka yang diamankan.

“Ada 131 kasus dengan 179 tersangka, barang buktinya sabu-sabu 144,389 gram, ganja 804,61 gram dan pil dobel L 68.308 butir, dibanding tahun lalu ada kenaikan 9 persen.” Ungkapnya.

Baca Juga :  Jelang UNBK SMP, Pemkab Mojokerto Bagi-Bagi 1500 Unit Komputer

Kata Kapolres, pihaknya mendesak agar pemda segera mengusulkan pembentukan BNNK di wilayah Kabupaten Mojokerto, agar bisa membantu tugas kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba.

Kapolres juga mengatakan, peningkatan kasus narkoba di Mojokerto ini juga terjadi pada jumlah tersangka perempuan yang terlibat peredaran narkoba. “Tahun 2016 hanya ada 5 tersangka perempuan dalam kasus peredaran narkoba, tapi tahun ini naik menjadi 9 terangka perempuan.” Pungkasnya.(fam/udi)