Sengketa Tanah, SDN Kranggan 1 Mojokerto Disegel Ahli Waris

Walimurid Resah karena Hari Pertama Masuk Sekolah

SDN Kranggan 1, Kota Mojokerto yang ada di jalan Pekayon I no 39 disegel seseorang yang mengaku ahli waris pemilik lahan Sareh Sujono Almarhum, Senin (01/01). Penyegelan ini bentuk protes dari keluarga ahli waris yang merasa lahan sekolah itu milik keluarga mereka, tapi sengketa lahan ini tidak segera diselesaikan oleh Pemkot Mojokerto.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, penyegelan ini pertama kali diketahui oleh Sinanto (51) penjaga sekolah senin (01/01) sekotar pukul 04:00 WIB, tiba-tiba pintu belakang dan gerbang utama dirantai serta digembok. “Saya langsung lapor ke pihak sekolah kalau pagarnya digembok.” Katanya.

Sementara di pintu gerbang utama SDN Kranggan 1 Kota Mojokerto, terpampang pemberitahuan yang mengatasnamakan Ahli Waris Sareh Sujono almarhum, dalam banner warna merah yang di print itu tertulis

Baca Juga :  Dispendik Kota Mojokerto Galakkan Urban Farming di Lingkungan Sekolah

“Pemberitahuan!!!, Untuk sementara proses belajar mengajar di dalam sekolahan SDN Kranggan 1 dinon aktifkan sementara, berhubung lahan yang ditempati belum ada penyelesaian dengan keluarga ahli waris dari Sareh Sujono Almarhum.”

Aksi penyegelan secara sepihak ini membuat walimurid merasa resah, mulai pagi hingga malam mereka banyak walimurid yang datang ke sekolah untuk mengecek kebenaran penyegelan sekolah ini, karena Selasa hari ini pertama kali masuk sekolah.

Sementara itu dikabarkan, sejumlah walimurid, komite sekolah, kepala sekolah, dan perwakilan dari Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Mojokerto langsung menggelar pertemuan untuk mencari solusi agar kegiatan anak-anak bisa berjalan normal.(fam/udi)

Baca juga :