Pemuda yang Tewas Dianiaya di Jetis, ternyata PNS BPN Mojokerto

Polisi Masih Selidiki Kasus

Kasus ditemukannya pemuda dengan pakaian lengkap yang tergeletak di areal persawahan Desa Banjarsari, Jetis, Mojokerto, Kamis pagi (04/01), dengan luka yang cukup parah di bagian wajahnya mulai terungkap.

Pemuda yang diketahui bernama Ngadani, warga Dusun Kalimati, Desa Mojodadi, Kemlagi ini seorang PNS yang bertugas di Badan pertanahan Nasional (BPN) Kota Mojokerto, dan luka parah di wajahnya dikarenakan pukulan benda tumpul.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, untuk mengetahui penyebab kematian korban, Jum’at dini hari jenazah korban di otopsi oleh tim Forensik RS Bhayangkara Surabaya.

Bambang Widhiatmoko Dokter Forensik RS Bhayangkara Surabaya mengatakan, korban mengalami luka cukup parah di bagian wajah dan luka tersebut disebabkan oleh benda tumpul yang menghantam area kepala.

Baca Juga :  Ledakan mirip Bom di Mojokerto Karena Tabung LPG

“Luka cukup parah di wajah korban karena benda tumpul yang menghantam area kepala, penyebab kematiannya karena saluran pernafasannya tersumbat darah yang terhirup dan kerusakan pada otak.” Ungkapnya.

Tim Dokter Forensik juga menyatakan, selain luka parah di area kepala korban juga mengalami luka memar di bagian lutut dan mata kaki.

Sementara AKP Suhariyono Kasatreskrim Polresta Mojokerto saat ditemui di kamar jenazah RSUD RA Basoeni, mengatakan, pihaknya masih menunggu kesimpulan resmi dari tim forensik pasca otopsi mengenai penyebab korban meninggal. “Kita akan tunggu hasil otopsi secara resmi sebelum memutuskan penyebab kematian korban, kita juga masih melakukan penyelidikan kasus dengan mendalami hasil olah TKP dan meminta keterangan saksi.” Pungkasnya.(fam/udi)