Dibegal, Mahasiswi Mojokerto Terjatuh, Terseret 15 Meter

Aksi Begal di Mojokerto

Kejahatan Jalanan (Street Crime) seperti penjambretan, perampasan sepeda motor atau begal masih menjadi atensi utama pihak kepolisian dan harus selalu diwaspadai masyarakat.

Seperti yang terjadi pada Jumat malam (05/01), seorang mahasiswi di Mojokerto dibegal saat pulang dari kampus, aksi pembegalan ini terjadi di sekitar Kali Tumpuk, Desa Kedung Maling Sooko. Untung saja korban selamat meskipun motornya sempat terseret 15 meter.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, korban bernama Reni Nurma Yunita, asal Desa Kedungmaling, Sooko, saat itu dia pulang dari kampus sekitar pukul 20:30 WIB, tepat di sekitar Kali Tumpuk, Kedung Maling korban tiba-tiba dipotong dan dihadang dua pelaku.

Baca Juga :  Perampok Jalanan di Mojokerto Ditembak, Sikat Uang Rp 37 Juta

Iwan, teman korban menceritakan, sebelum dibegal Reni mengaku dibuntuti dua orang dengan mengendarai motor beat warna hijau, saat di Kali Tumpuk itulah reni tiba-tiba dihadang. “Karena panik dan mencoba menghindar, akhirnya jatuh dan terseret 15 meter.” Ungkapnya.

Karena lokasinya dekat dengan pemukiman warga, mendengar suara motor jatuh begitu keras, warga langsung datang ke lokasi untuk memberikan pertolongan. “Melihat warga datang, dua pelaku langsung kabur.” Tambahnya.

Korban yang terluka langsung dibawa ke Puskesmas Sooko, dan rawat jalan, sedangkan motornya S 3834 RE menjalani kerusakan yang cukup parah di bagian depannya.(fam/udi)