Sekeluarga di Mojoagung Jombang Bunuh Diri, Ini kata Kapolres

Frustasi Tak dinafkahi Suami

Diduga dipicu faktor ekonomi, warga Dusun Sambilanang, Desa Karobelah, Mojoagung Jombang nekat bunuh diri bersama keluarganya.

Aksi bunuh diri ini dilakukan Evy Suliastin Agustin (26), bersama tiga orang anaknya, Senin (15/01) sekitar pukul 21:00 WIB, diduga mereka bunuh diri dengan cara minum obat serangga.

AKBP Agung Marlianto, Kapolres Jombang mengatakan, akibat aksi bunuh diri ini, tiga anak ditemukan meninggal dunia, atas nama Akbar (7 tahun), Ani (4Tahun) dan Vivi (7 Bulan), sedangkan ibunya ditemukan kritis dan sekarang kondisinya sudah membaik dirawat di RSUD Jombang.

Kapolres juga mengatakan, dugaan sementara aksi nekat ini dilakukan karena korban frustasi sudah tiga tahun tidak dinafkahi baik secara lahir maupun batin oleh suaminya. “Suaminya berinisial F salah satu pimpinan pesantren di Surabaya.” Ungkapnya.

Baca Juga :  Tunggu SK Pemecatan, Kasek SMPN 1 Puri Mojokerto di Non Job

Untuk mendalami kasus bunuh diri ini, pihak kepolisian sudah memeriksa beberapa saksi dan keluarga korban. “mulai dari suami, adik, hingga orang tua korban kita periksa.” kata Kapolres (16/01).

Dari keterangan para saksi, Kapolres menjelaskan, ada indikasi penelantaran yang dilakukan suami korban, karena dalam tiga bulan terakhir tidak pernah dikunjungi. “Kita akan dalami, kalau terbukti ada penelantaran bisa dijerat dengan proses hukum yang berlaku.” Pungkasnya.(rif/sma)