16 Ayam Mati Mendadak, DKPP Mojokerto Antisipasi Flu Burung

diserang penyakit new castle diseases

Tim Reaksi Cepat DKPP Kota Mojokerto saat melakukan penyemprotan

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto menemukan belasan ayam mati mendadak di lingkungan Gununganyar, Kelurahan Gunung Gedangan, Megersari.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, belasan ekor ayam itu milik Kariman, Muliyat dan beberapa warga di Lingkungan Gunung Anyar, warga menduga unggas piaraan mereka diserang wabah flu burung (H5N1).

Happy Dwi Prasetyawan, Kepala DKPP ketika dikonfirmasi mengatakan, setelah mendapat informasi dari warga langsung menerjunkan tim reaksi cepat (TRC) ke lokasi, untuk melakukan identifikasi dan antisipasi dengan melakukan penyemprotan dan pemeriksaan.

“awalnya kita khawatir ayam yang mati itu diserang flu burung, tapi setelah diperiksa oleh dokter hewan ternyata diserang penyakit new castle diseases atau teloen,” terangnya.

Baca Juga :  Lagi, Pemkot Mojokerto Dapat Bantuan Proyek Rumah Susun Dari Pusat

Happy juga mengatakan, meski tidak ditemukan ada indikasi H5N1 tapi pihaknya tetap melakukan penyemprotan disinfektan di sekitar lokasi, juga menghimbau masyarakat agar selalu menjaga kebersihan kandang.

“Sekarang kan cuaca ekstrim dan setiap hari hujan, jadi kita himbau masyarakat menjaga kebersihan kandangnya jangan dibiarkan terlalu lembab,” terangnya.

DKPP juga menyiapkan tim reaksi cepat (TRC) untuk merespon laporan masyarakat, “kami berharap masyarakat pro aktif, kalau ada hewan atau piaraan yang mati mendadak bisa melaporkan ke kami agar bisa segera kita tidak lanjuti,” pungkasnya.(sma)