Dibobol Maling, Pedagang Pasar di Mojokerto Rugi Rp 200 Juta

Kasus Pencurian di Mojokerto

Aksi pecurian terjadi di kawasan Mojosari, Mojokerto, sebuah rumah milik Gatot Sugianto, warga jalan RA Kartini, Desa Seduri Mojosari diacak-acak maling akibatnya beberapa perhiasan, HP dan surat berharga hilang.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, aksi pembobolan rumah ini baru diketahui sekitar pukul 11:30 WIB Jum’at (02/02), saat itu Gatot, pemilik rumah baru pulang dari berjualan di pasar Legi Mojosari. Dia terkejut melihat kamarnya acak-acakan dan beberapa barang hilang.

Ami Listiyani, anak korban mengaku saat kejadian dirinya sedang keluar sebentar untuk membeli kosmetik, sedangkan ibunya keluar membeli makanan. “Sementara justru baru tahu setelah ditelpon ayah saya,” ungkapnya saat dimintai keterangan.

Ami juga mengatakan, peristiwa pembobolan rumah ini sangat cepat, karena waktu dirinya keluar rumah bersama adiknya tidak sampai satu jam, “semua pintu juga rumah dalam keadaan terkunci,” tambahnya.

Baca Juga :  Pernikahan Dini Marak, Pemkot Mojokerto Tambah Kampung KB

Akibatnya kejadian ini, sejumlah barang berharga miliknya hilang, seperti Handphone, perhiasan emas, sertifikat rumah juga berlian dan liontin peninggalan nenek moyangnya.

Sementara itu Kompol Herry Sucahyo, Kapolsek Mojosari mengatakan, setelah menggelar olah TKP diduga pelakunya lebih dari satu orang, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti seperti sarung tangan pelaku.

“Kawanan pencuri ini masuk rumah dengan cara memanjat tembik bagian samping kanan, lantas mendobrak pintu untuk bisa masuk rumah,” terangnya.

Sedangkan mengenai kerugian korban akibat rumahnya dibobol maling, diperkiran mencapai Rp 200 juta.(fam/udi)