Siap-Siap Pindah, PKL Benpas Mojokerto Butuh Dana Rp 5 Jutaan

Tambah luas bangunan dan Keramik

PKL Benteng Pancasila (Benpas) mulai siap-siap untuk pindah ke lokasi penampungan yang ada di sebelah rel kereta api, saat ini mereka mulai membuat menata lokasi dengan membuat sekat, menambah luas stand, memasang keramik dan meninggikan stand.

Dari pantauan suaramojokerto.com di lokasi, terlihat beberapa pekerja bangunan yang memasang batu-bata untuk meninggikan stand agar terlindung dari hujan, bahkan beberapa stand sengaja ditutup dengan keramik agar terlihat bersih dan bagus.

Sandy, pekerja bangunan yang menggarap stand milik penjual pakaian mengaku, mulai bekerja pada Jum’at hari ini (02/02) dengan menambah tembok pembatas dan atap, serta memasang sekat dan keramik. “Kalau biaya materialnya sekitar Rp 2 jutaan, tapi kalau total ya diatas Rp 3 juta,” katanya.

Baca Juga :  PKL Benpas Mojokerto Boyongan ke Lokasi Penampungan

Di lokasi penampungan PKL Benpas, setiap pedagang mendapat stand berukuran sekitar 2×3 meter, tapi sebagian besar pedagang menambah panjang stand dengan menguruk lahan dibelakannya sekitar 80 cm dan menutup atapnya dengan galvalum agar sama dengan bangunan aslinya. Untuk penambahan ini, para pedagang harus mengeluarkan biaya sendiri sekitar Rp 3 juta hingga Rp 5 juta rupiah.

Sekedar informasi, Disperindag Kota Mojokerto memberi deadline bagi para pedagang agar segera menempati lokasi penampungan PKL di jalan Benteng Pancasila, “paling lambat 10 Pebruari harus sudah pindah, kalau tidak, nanti kita minta Satpol PP untuk menertibkan,” kata Ruby Hartoyo, Kepala Disperindag beberapa waktu lalu.(sma)