DLH Rembang Jawa Tengah Terpesona TPA Randegan Mojokerto

Usung Konsep Perubahan Cepat di TPA Rembang

Rombongan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rembang Jawa Tengah melakukan studi banding ke tiga daerah Jawa Timur, yakni Kota Surabaya, Kota Mojokerto dan Kabupaten Malang. Di Mojokerto, rombongan diterima langsung Amien Wachid Kepala DLH Kota Mojokerto.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, Tim berkaos hijau ini ingin mengadopsi beberapa konsep dari tiga TPA di Jatim untuk diterapkan di TPA milik Pemkab Rembang yang menampung sampah dari 14 kecamatan.

Mariyosa, Sekretaris DLH Kabupaten Rembang mengaku tertarik dengan konsep wisata edukasi yang diterapkan di TPA Randegan Kota Mojokerto. “Kalau di TPA Surabaya lebih mengutamakan konsep energi, dan disini lebih ke konsep wisata edukasi, dan ini sangat menarik,” ungkapnya.

Mariyosa juga terkesan dengan perubahan TPA yang begitu cepat, karena dalam waktu hanya dua tahun DLH Kota Mojokerto mampu merubah TPA Randegan menjadi tempat wisata yang dikunjungi banyak orang. “Percepatan perubahan inilah yang juga akan kita adopsi, bagaimana caranya kok bisa, itu yang akan kita pelajari,” tambahnya.

Sekedar informasi, di TPA Randegan Kota Mojokerto sudah dikunjungi 10 Pemda se Indonesia untuk studi banding, 20 Sekolah berwisata edukasi, serta setiap Minggu pagi selalu ramai dikunjungi masyarakat. Event yang paling spektakuler di TPA Randegan yakni Fashion Recycle Festival 2017.(sma)

Berita Terkait :  Usung Konsep Tekhnologi Digital, Walikota Mojokerto Gandeng BPPT
Baca juga :