Pemkab Mojokerto Gerojok Rp 28 Miliar khusus Proyek Dinas Kesehatan

Dua Puskesmas dianggarkan Rp 9,6 miliar

Tahun ini Pemkab Mojokerto kembali menggelontorkan dana puluhan miliar untuk meningkatkan layanan kesehatan, diantara pembangunan dua puskesmas rawat inap dan puskesmas pembantu.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, dua puskesmas yang bakal dirombak diantaranya puskesmas Sooko yang dianggarkan Rp 5,3 miliar dan puskesmas Puri sebesar Rp 4,3 miliar.

Nanda Hasan Solihin, Pejabat Pelaksana teknis Kegiatan (PPTK) Dinkes mengatakan, dua puskesmas yakni Sooko dan Puri akan dirombak dengan anggaran mencapai 9,6 miliar. “Ada puskesmas pembantu di tiga kecamatan juga bakal direhab dengan anggaran Rp 1,3 miliar dan yang paling besar adalah rehap gedung instalasi farmasi di Jabon mencapai Rp 6,6 miliar,” terangnya.

Baca Juga :  Selesai atau Tidak, Proyek GMSC Mojokerto diputuskan Hari Ini

Nanda juga mengatakan, anggaran Rp 28 miliar itu bersumber dari APBD dan APBN yang khusus diperuntukkan peningkatan layanan kesehatan. Diantaranya dana cukai yang mencapai Rp 6,8 miliar dan dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat yang mencapai Rp 2,6 miliar.

“Untuk dana cukai sudah diploting untuk penyediaan dan pemeliharaan sarana pelayanan di 11 puskesmas, sedangkan dana DAK diperuntukkan pembangunan IPAL di lima Puskesmas,” pungkasnya.(sma)