Apel Bersama Polisi, Banyak Siswa SMPN 2 Mojokerto Tumbang

Kapolres : Siswa harus tahu aturan lalu lintas

Apel operasi keselamatan berlalulintas 2018 yang digelar Polres Kota Mojokerto di SMPN 2 Kota Mojokerto, Kamis siang (08/03) diwarnai beberapa siswa yang mengikuti apel tumbang dan harus dibopong keluar lapangan.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, apel yang baru dimulai pukul 09:30 WIB itu membuat siswa harus menahan panasnya terik matahari yang menyengat, hingga akhirnya satu siswi pingsan, beberapa siswa lainnya sakit dan harus dibopong ke ruang UKS.

Kegiatan apel operasi keselamatan berlalulintas 2018 ini sengaja menggandeng sekolah dengan tujuan menekan angka kecelakaan lalulintas di kalangan pelajar yang tahun ini meningkat.

AKBP Puji Hendro Wibowo, Kapolres Mojokerto Kota mengatakan, pelajar harus diberi pemahaman tentang tertib berlalu lintas agar bisa menyampaikan langsung kepada keluarganya. “Siswa ini harus diberi sosialisasi tentang tertib berlalu lintas, agar bisa disampaikan ke keluarganya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Lulus 100 Persen, UNBK SMP Kota Mojokerto Peringkat 6 Jatim

Kata Kapolres, sosialisasi keselamatan ini akan digelar mulai tingkat SD hingga SMP agar mereka mendapat edukasi tentang tertib berlalu lintas. “Ya mereka harus tahu tentang aturan lalu lintas, seperti dilarang berboncengan tiga, harus pakai helm, harus pakai sabuk pengaman,” terang Kapolres.(sma)