Asyik Mancing, Warga Mojokerto Temukan Situs Zaman Kuno

Diperkirakan Peninggalan Kerajaan Majapahit

Sebuah situs berbentuk batu besar berwarna hitam yang sering disebut umpak, serta tumpukan batu bata kuno ditemukan warga di Desa Tempuran, Sooko, Mojokerto. Diduga situs itu peninggalan kerajaan zaman dahulu.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, situs ini ditemukan warga yang sedang memancing di Sungai Desa Tempuran, tiba-tiba dia melihat ada batu besar berwarna hitam yang bertuliskan seperti aksara Jawa dan tanda bulatan seperti zaman dahulu.

Sementara Durman, Kepala Desa Tempuran saat dikonfirmasi mengatakan, sebenarnya situs tersebut sudah lama di temukan oleh warga sekitar 90 an, tapi karena lokasinya berada di tanggul sungai bagian bawah akhirnya dibiarkan hingga air surut. “Kalau air surut kan mudah dilihat dan diteliti,” ungkapnya.

Baca Juga :  Deklarasi Tolak Money Politik, Satu Paslon Pilwali Mojokerto Absen

Darman juga mengatakan, sebelumnya juga ditemukan situs yang sama di lokasi yang ditindak jauh dari temuan batu yang sekarang, “tapi batu itu hilang diambil orang yang tidak bertanggung jawab,” tambahnya.

Masih kata Darman, di bawah batu Umpak yang ditemukan di tanggul sungai ini juga ada pondasi kuno dengan batu bata yang besar. “Pondasinya sekitar 10 hingga 12 meter,” terangnya

Temuan beberapa benda kuno ini akan segera dilaporkan ke Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) agar segera diteliti, karena diduga kuat situs yang ditemukan warga di Desa Tempuran, Sooko, Mojokerto ini peninggalan Kerajaan Majapahit.(fam/udi)