Plengsengan Kali Sadar Mojokerto Ambrol 5 Meter

proyek pengendalian banjir

Proyek normalisasi Kali Sadar Mojokerto senilai Rp 350 miliar yang dilaksanakan BBWS Brantas memunculkan masalah baru, karena plengsengan sungai di area yang baru dikeruk ambrol sepanjang 5 meter dengan 4 meter.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, ambrolnya plengsengan ini terjadi di area Meri-Tropodo Kecamatan Kranggan, tepatnya disampingnya plengsengan yang berbatasan dinding pabrik sepatu PT Inti Dragon.

Hatta Amrulloh, Kasubag Kesekretariatan Pol PP mengatakan, awalnya ada laporan warga soal ambrolnya plengsengan ini, dan langsung di cek lapangan bersama Polres Mojokerto Kota.

“Ada laporan warga yang masuk, kita cek ternyata benar ada plengsengan ambrol di dekat pabrik dragon, dan kota langsung deteksi dini agar tidak semakin parah,” ungkapnya.

Baca Juga :  Malam 1 Suro, 600 Personil Siaga di Mojokerto

Hatta juga mengatakan, ambrolnya plengsengan ini sudah disampaikan ke BBWS agar segera ditangani, dan warga juga dihimbau tidak panik. “Kita laporkan ke BBWS juga ke pak Wali, karena ambrolnya ini berpotensi melebar sehingga perlu diantisipasi segera,” tambahnya.

Sekedar informasi, proyek normalisasi Kali Sadar merupakan proyek pengendalian banjir dilakukan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas Surabaya. Anggaran total proyek multiyears ini sebesar Rp 350 miliar, dengan waktu pengerjaan hingga tahun 2019.(sma)