Usai Ujian Sekolah, Santri Ponpes di Mojokerto Terjatuh dari Lantai 2

Ambil Benang Layangan, Terpeleset

Siswa Madrasah Aliyah (MA), Pungging Mojokerto terjatuh dari lantai dua setelah mengikuti ujian sekolah, korban M Dhani Akbar (17), asal Desa Lolawang, Ngoro, Mojokerto. Korban mengalami patah tulang dan harus dirawat di RSUD Prof Dr Soekandar Mojosari.

Informasi yang dihimpun suaranojokerto.com, peristiwa ini terjadi Kamis pagi (03/05) sekitar pukul 09:30 WIB, Korban terjatuh dari lantai 2 dengan ketinggian sekitar 5 meter di asrama Pondok Pesantren Nurul Islam, Dusun Guwo, Desa Jabontegal, Kecamatan Pungging, Mojokerto.

Baca Juga :  USBNK SD di Kota Mojokerto Jadi Pilot Project Nasional

Sukemi, ibu korban mengatakan, hasil pemeriksaan medis korban diduga mengalami patah tulang belakang dan di sebagian tangan. ”Alhamdulillah blai slamet, tidak sampai ada gegar otak,” ungkap Sukemi, sambil mendampingi putranya.

Sementara Adam Muhary, Kapolsek Pungging mengatakan, kecelakaan yang dialami santri pondok tersebut diduga terjadi karena korban terpeleset saat akan mengambil benang layang-layang.(fam/udi)