Razia Preman di Terminal Mojokerto, Polisi Amankan 17 Orang

Diminta tidak lakukan kekerasan dan pemerasan

Polres Mojokerto Kota merazia sejumlah preman yang mangkal di terminal Kertajaya dan simpang 5 Kenanten. Dari dua lokasi ini, ada 17 orang yang diamankan untuk diberi pembinaan.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, razia premanisme ini digelar dalam rangka Operasi Pekat Semeru 2018 di bulan Ramadhan dan persiapan Idul Fitri.

AKP Suhariyono, Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota mengatakan, razia yang digelar Rabu siang (23/05) mendapatkan 17 orang yang mangkal di terminal dan mengamen di simpang lima Kenanten. Mereka dari berbagai daerah di Jawa Timur, seperti Sidoarjo, Kediri dan Babat Lamongan.

Baca Juga :  11 Pengedar Narkoba Dibekuk, Polresta Mojokerto

“Ini adalah operasi penyakit masyarakat (pekat), mereka yang terjaring kita beri pesan moral agar menghormati bulan suci ramadhan, tidak melakukan pemerasan dan kekerasaan,” ungkapnya.

Suhariyono juga mengatakan, Operasi Pekat Semeru 2018 digelar Polrws Mojokerto Kota selama 14 hari terhitung mulai tanggal 21 Mei sampai 1 Juni 2018.(sma)