Proyek Pasar Wisata Pacet Mojokerto Tahap II Molor

proyek pasar di mojokerto

Pembangunan Pasar Wisata Pacet Mojokerto tahap kedua yang rencananya dimulai awal tahun 2018 akhirnya molor, karena hingga akhir bulan mei lelang proyek pasar wisata tahap kedua senilai Rp 2,3 miliar belum dilaksanakan.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com dari website resmi Pemkab Mojokerto hingga Minggu (27/05), lelang pasar wisata tahap kedua belum diunggah di LPSE, artinya belum dilelang. Proyek pasar yang sudah dilelang justru rehab pasar Kutorejo dan Dlanggu.

Bambang Purwanto, Kepala Disperindag Kabupaten Mojokerto sebelumnya mengatakan, proyek pasar wisata tahap kedua memanh terkendala hasil audit BPK, tapi sekarang sudah selesai dan lelang proyek sudah masuk ke unit layanan pangadaan (ULP) dan segera dilelang.

“Kita mendorong lelang empat pasar segera diproses, namun yang sudah dilelang hanya tegap dua pasar, dalam waktu dekat menyusul lelang pasar wisata senilai Rp 2,4 miliar dan lelang pasar Kedungmaling tahap kedua, ” ungkapnya.

Baca Juga :  Lelang Proyek Lamban, Walikota Mojokerto Minta Sekda Kawal Langsung

Bambang juga mengatakan, target pembangunan pasar Wisata Pacet II dan pasar Kedungmaling II harus selesai dalam tahun ini, sehingga bisa segera dimanfaatkan.(sma)

Sekedar informasi, proyek pembangunan pasar wisata Pacet Mojokerto saat ini terkesan mangkrak, karena sejak tahun lalu tidak ada aktifitas pembangunan dan di lokasi ditumbuhi rumput liar.

Rencananya pasar wisata ini akan dibangun dua lantai, diperuntukkan untuk penjualan makanan khas Pacet, mulai dari sayur mayur dan buah, serta snack khas Pacet. Sedangkan di lantai lantai dua akan digunakan untuk pusat kuliner.(sma)