Nyaris Ricuh, 1200 Warga Miskin Serbu Pembagian Zakat Mal di Mojokerto

terdaftar 400 orang, Tak terdaftar 800 orang

Pembagian zakat mal di halaman rumah H Totok, pengusaha properti dan meubel di Jalan Teratai, Sooko, Mojoketo pada Senin (11/06) diwarnai desak-desakan dan nyaris ricuh. Dari 400 warga yang didaftar ternyata ada 800 orang yang tidak terdaftar ikut menyerbu untuk mendapatkan pembagian zakat mal berupa uang Rp 30 ribu plus beras.

Informasi yang dihinpun suaramojokerto.com, tampak ratusan warga antusias untuk mendapatkan bagian, mereka rela berdesak-desakan meskipun membawa anak kecil yang masih balita.

Aksi saling dorong pun terjadi, bahkan seorang warga yang membawa anaknya yang masih berusia satu tahun pun sempat terjepit dan terkena sikutan tangan warga. Untung saja ada petugas TNI dan Polri yang ikut menertibkan proses pembagian zakat mal ini.

Baca Juga :  Eksekusi Lahan Ricuh, 2 Warga Ngoro Mojokerto ditangkap.

Ningsih, warga setempat yang rela antre berjam-jam merasa senang bisa mendapat pembagian zakat mal ini, meskipun dia bersama anaknya sempat terjepit diantara kerumunan warga. “Lumayan, uangnya bisa buat tambahan beli kebutuhan lebaran,” ungkap Ningsih yang tahun lalu juga ikut mengantre.

Sementara H. Totok, pengusaha properti dan meubel mengatakan, pembagian zakat mal ini sudah menjadi tradisi setiap tahun untuk membantu para dhuafa. “Yang terdaftar ada 400 orang dan yang datang tidak terdaftar sekitar 800 orang. Untuk yang terdaftar dapat uang dan beras,” pungkasnya.(sma)