Terungkap, Beredar Bawang Merah “Palsu”, Ini Ciri-cirinya

Di India dijual Rp 2500 di Indonesia Rp 25 Ribu

Bawang merah ‘palsu’ kini mulai beredar di pasaran, masyarakat diminta untuk waspada agar tidak tertipu karena bentuknya sangat mirip, namun ada beberapa perbedaan yang bisa dikenali.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, bawang merah ‘palsu’ ini sebenarnya bukan bawang merah sintesis namun hasil dari sebuah rekayasa pelaku agar bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Suwandi, Direktur Jenderal Hortikultura Kementan mengatakan, bawang merah ‘palsu’ ini sebenarnya adalah bawang Bombay mini yang ukuranya tidak sampai 5 cm, di India hanya di jual Rp 2.500 per kg, namun di Indonesia dijual 10 kali lipat. “Bawang ini di India dijual Rp 2.500, lalu masuk ke Indonesia dijual Rp 7.000, lalu dinaikkan lagi ditingkat eceran dijual Rp 25.000 per kg,” ungkapnya.

Baca Juga :  Beli Bawang Pacet Mojokerto "Discount" 50 Persen

Suwandi juga mengungkap ciri-ciri bawang merah ‘palsu’ ini, karena dibanding dengan bawang merah lokal (asli) akan kelihatan baik bentuk fisik dan aromanya.

“Kalau bawang lokal umbinya ada tiga dalam satuan dan aromanya sangat kuat, tapi kalau yang ‘palsu’ umbinya hanya satu dan aromanya tidak terlalu kuat, kalau dipakai memasak nanti rasanya akan beda,” terangnya.

Pihak Kementan berharap, warga hati-hati terhadap bawang merah ‘palsu’ ini dan tidak tertipu. Kalau mengetahui ada yang jual bawang bombay mini jadi bawang merah masyarakat diminta untuk melaporkan ke pihak yang berwenang.(rid/sma)