Polres Mojokerto Kerahkan Anjing Pelacak Dalami Pembunuhan Pria Bertato

Korban Bertato Ular, Naga dan Tengkorak

Polres Mojokerto mengerahkan unit satwa K9 atau anjijg pelacak untuk mendalami dugaan pembunuhan yang korbannya dibuang ke kubangan bekas galian C di kawasan Dusun Wonoploso, Desa Wonoploso, Gondang Mojokerto.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, mayat laki-laki yang ditemukan dalam kondisi tanpa busana dengan luka sabetan senjata tajam hingga kini dbelum diketahui identitasnya. Ciri-cirinya lelaki berusia sekitar 35 tahun, rambutnya panjang dan ditangan kiri dan kanannya ada tato gambar ular, naga dan tengkorak di punggungnya.

AKP M Sholihin Fery, Kasat Reskrim Polres Mojokerto menjelaskan, untuk memastikan penyebab kematian korban dan mendalami kasus ini pihaknya mengerahkan Unit Satwa K9. “Kita ingin mencari bukti dan petunjuk terkait temuan mayat ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Safiihas Ditemukan Tewas Telanjang di Kebun Tebu di Mojokerto

Kata Fery, pihaknya juga masih menunggu identifikasi dari rumah sakit untuk memastikan penyebab kematian korban. “Kita masih terus melakukan pendalaman,” pungkasnya.

Seperti diketahui, warga Desa Wonoploso, Gondang Mojokerto digemparkan dengan penemuan mayat di bekas galian C, Senin (02/06) sekitar pukule16:30 WIB. Korban laki-laki usia sekitar 35 tahun, berambut panjang dan ditubuhnya banyak tato gambar ular, naga dan tengkorak.(sma)