Musim Haji 2018 Suhu di Arab Saudi Diatas 50°C , Ini Yang Harus Dilakukan CJH

info seputar haji 2018

Calon Jamaah Haji (CJH) Indonesia, termasuk CJH asal Mojokerto bakal mengahadapi cuaca ekstrem di Mekkah dan Madinah, suhu udara diperkirakan mencapai lebih dari 50 derajat Celcius.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, ada 1.403 orang CJH Kabupaten Mojokerto yang bakal diberangkatkan sebulan lagi, tepatnya pada 10 dan 11 Agustus 2018 yang terbagi dalam tiga kloter yakni kloter 75, 76 dan 77.

Mukti Ali, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Mojokerto meminta semua CJH mempersiapkan diri mulai sekarang, mengingat cuaca di Arab Saudi pada musim haji tahun ini sangat ekstrem. “Kemungkinan cuaca sangat ekstrem, suhu diperkirakan mencapai 50 derajat Celcius bahkan bisa lebih,” ungkapnya.

Kata Mukti Ali, Kemenag bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto sudah memberikan pembekalan saat manasik haji, juga menginventarisir CJH yang berpotensi beresiko tinggi. Karena masalah cuaca ini sangat berpengaruh pada kesehatan CJH.

Baca Juga :  Kemenag Mojokerto : Umrah Murah Rawan Penipuan

Untuk meminimalisir gangguan cuaca ekstrem yang bisa berdampak pada CJH Dehidrasi, bibir pecah-pecah dan Kakinya melepuh karena kepanasan, semua CJH akan diberi perlengkapan berupa semprotan wajah, dan sudah diberi informasi tentang beberapa perlengkapan yang harus dibawa, seperti lipgloss, botol air yang fungsinya untuk menghindari dehidrasi saat cuaca panas.

CJH juga dihimbau agar selalu memakai masker, alas kaki, penutup kepala dan tabir Surya pada siang hari (kecuali saat berpakaian ihram), serta banyak minum air putih untuk mencegah terjadinya dehidrasi.(sma)