Danrem Dorong Pemkab Mojokerto Bikin Sumber Air di Ngoro

Solusi Jangka Panjang Atasi Bencana Keleringan

Daerah rawan kekeringan dan kekurangan air bersih di kawasan Mojokerto menjadi perhatian serius Korem 082/ Citra Panca Yudha Jaya (CPYJ). Seperti sejumlah desa di kawasan Ngoro yang mengalami bencana kekeringan di setiap musim kemarau.

Kolonel Arm Budi Suwanto, Komandan Korem (Danrem) 082/CPYJ mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi dan instansi terkait untuk mencari solusi mengatasi bencana kekeringan dan memperhatikan masyarakat yang terdampak.

“Droping air boleh saja dilakukan namun tentunya harus ada solusi untuk memecahkan permasalahan ini,” katanya saat puncak kegiatan Syukuran HUT ke-70 Korem 082/CPYJ di Kota Mojokerto, Selasa (17/07).

Baca Juga :  Kekeringan di Mojokerto Meluas di Tiga Kecamatan, Pemkab Supply Air Bersih

Kata Danrem, solusi yang dilakukan harus bisa mengatasi permasalahan secara jangka panjang, seperti membuat sumber air di lokasi kekeringan atau daerah yang kekurangan air bersih. “Terpenting itu adalah solusi, yaitu dengan membuat sumber air di lokasi kekeringan,” ungkapnya.

Sekedar informasi, bencana kekeringan melanda empat dusun di Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Mojokerto. Yakni, Dusun Sumberan 400 jiwa atau 125 KK, Dusun Telaga 250 orang/150 KK dan Dusun Kunjorowesi 400 jiwa/180 KK, paling banyak Dusun Kandangan 600 jiwa/ 150 KK.(sma)