Hanum, Siswi yang Lumpuh Karena Hukuman Skot Jump Sudah Sehat

Takut Dibully Ketika Kembali sekolah

Kondisi Mas Hanum Dwi Aprilia (16), siswi kelas XI SMAN 1 Gondang, Mojokerto yang sempat mengalami lumpuh akibat hukuman Skot jump hingga 100 kali sekarang sudah bisa berjalan dengan normal.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, Hanum yang sudah menjalani perawatan 5 hari di RSUD Prof dr Soekandar Mojosari sudah diperbolehkan pulang dan sudah tidak mengeluh sakit di kedua kakinya.

Mas’ulah, Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Mojosari mengatakan, sejak hari Senin lalu kondisi Hanum sudah membaik, dia sudah bisa berjalan normal. Namun dokter spesialis saraf memutuskan untuk menambah dua hari untuk observasi. “Ada tambahan dua hari sekaligus untuk evaluasi dan rehabilitasi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Lumpuh Setelah Dihukum Skot Jump, Hanum Dirujuk ke RSUD dan di CT Scan

Kata Mas’ulah, setelah dinyatakan kondisinya sehat dan diperbolehkan pulang, namun Hanum masih harus rawat jalan dan kontrol seminggu sekali. “Tetap pasien harus kontrol, nanti ke poli saraf,” pungkasnya.

Setelah dari RSUD Mojosari, Hanum bersama orang tuanya pulang ke rumahnya di Desa Bareng Krajan, Krian, Sidoarjo. Siswi yang mondok di PP Al Ghoits, Gondang ini mengaku takut dibully ketika kembali ke sekolahnya di SMAN 1 Gondang, Mojokerto.(sma/udi)