Gunakan Tali Pramuka, Warga Mojokerto Nekat Gantung Diri di Pohon Bambu

kasus bunuh diri di Mojokerto

Kasus bunuh diri di Mojokerto dalam beberapa pekan terakhir ini cukup marak, bahkan kecenderungannya dengan modus gantung diri. Seperti yang dilakukan Sutofa (60), warga Dusun/Desa Bandasari, Kecamatan Ngoro Mojokerto yang gantung diri di pohon bambu.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, kasus bunuh diri Sutofa ini pertama kali diketahui oleh Abdurrahman, warga setempat saat melintas di lokasi, Rabu (01/08) sekitar pukul 15:00 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi tergantung di atas rerumpunan pohon bambu.

Baca Juga :  Ngaku Stress, Mahasiswa Asal Mojokerto Tiba-Tiba Gantung Diri

AKP M Solikhin Feri, Kasatreskrim Polres Mojokerto mengatakan, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. “Korban tergantung dengan kondisi leher terikat tali pramuka yang dikaitkan di antara bambu,” ungkapnya.

Feri juga mengatakan, peristiwa ini murni gantung diri, namun pihaknya masih belum bisa menyimpulkan motif korban nekat gantung diri tersebut. “Dugaan sementara karena penyakitnya tidak sembuh-sembuh,” pungkasnya.(sma/udi)