Kumuh, Wawali Mojokerto Sidak Pasar Burung Mpu Nala

Minta Segera Diperbaiki

Kumuhnya pasar burung Mpu Nala Mojokerto dikeluhkan sejumlah masyarakat dan para pedagang. Selain banyak atap yang jebol juga saluran air yang tidak berfungsi. Keluhan masyarakat ini disampaikan melalui call center SMS-WA yang dibuka Wakil Walikota Mojokerto.

Menyikapi hal ini, Wakil Wali Kota Mojokerto Suyitno langsung melakukan sidak ke bersama Disperindag, BPPKA, DLH, Pol PP, Bagian Pembangunan dan instansi terkait, Rabu (08/08).

Suyitno, Wakil Walikota Mojokerto meminta agar pasar burung Mpu Nala segera diperbaiki. Khususnya yang menyangkut bocornya atap dan semrawutnya lapak pedagang burung. “Kita dapat pengaduan masyarakat, kita sidak langsung dan ternyata kondisinya memang kumuh, harus segera dibenahi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Marah, Wawali Mojokerto Temukan Pungli di SDN Rp 400 Ribu Per Siswa

Suyitno juga mengatakan, sejak pasar burung Mpu Nala dibangun pada tahun 1997 atau 21 tahun lalu belum pernah ada perbaikan. “Untuk sementara yang ini dulu, nanti kalau memungkinkan kita anggarkan dalam Perubahan APBD tahun ini,” tambahnya.

Kata Suyitno, kalau pembongkaran secara total jelas tidak memungkinkan mengingat mahgarannya terbatas. “Kita lihat nanti kekuatan anggarannya, kalau total belum lah,” paparnya.

Saat sidak, Suyitno juga bertemu langsung dengan para pedagang dan meminta para pedagang untuk merawat dan menata pasar jika sudah diperbaiki nanti. “Jangan sampai baunya tidak sedap seperti ini. Meski pasar burung, harus bersih,” pungkasnya.(sma)