Gaji 1.201 GTT/PTT di Mojokerto Naik Dua Kali Lipat Lebih

Kebijakan di Era Neng Ita, Walikota Mojokerto

Pemkot Mojokerto bakal menaikkan honor Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) dua kali lipat lebih, atau mencapai 120 hingga 375 persen. Kenaikan ini berlaku di era Walikota Mojokerto yang baru, mulai Januari 2019.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, kenaikan honor GTT/PTT ini berlaku untuk semua tingkatan, mulai dari KB-TK sampai SMP baik negeri maupun swasta. Saat ini, mereka hanya diberi honor antara Rp 400 – 700 ribu per bulan.

Amin Wachid, Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto mengatakan, kenaikan honor ini hasil dari pembahasan Wakil Walikota Suyitno bersama Walikota Terpilih, Ika Puspitasari atau Neng Ita yang bakal dilantik bulan Desember nanti. “Ini sudah disepakati Neng Ita dan dipastikan berlaku awal tahun depan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sengketa SDN Kranggan 1, Polresta Mojokerto tetapkan 3 Tersangka

Amin juga mengatakan, kenaikan honor GTT/PTT ini nanti akan diatur dalam peraturan walikota Mojoketo. “Perwalinya otomatis nanti menunggu Neng Ita dilantik, tapi anggarannya sudah di plot di APBD 2019 dan beliau sudah mensetujui,” tambahnya.

Sementara data yang dihimpun suaramojokerto.com, jumlah GTT/PTT di Kota Mojokerto dari KB-TK sampai SMP baik sekolah negeri maupun swasta sebanyak 1201 orang. Selama ini untuk KB-TK dibayar Hanya 400 ribu, sedangkan SD-SMP dibayar 700 ribu.

Rencananya mulai tahun 2019, semua GTT/PTT di sekolah swasta akan diberi honor Rp 900 ribu per bulan. Sedangkan GTT/PTT sekolah negeri diberi honor Rp 1,5 juta per bulan. Alasan sekolah swasta diberi honor lebih rendah karena GTT/PTT swasta masih menerima tunjangan dari yayasan dan sertifikasi.(sma/udi)