Proyek Jalan Lingkar Barat Kota Mojokerto Tahun Ini Gagal

Pembebasan Lahan Dilekasanakan Tahun Depan

Proyek pembangunan Jalan Lingkar Barat (Jalinbar) yang menghubungkan Surodinawan, Suromulang, Kemasan, Blooto hingga Pulorejo batal dimulai tahun ini, karena terkendala pembebasan lahan yang belum dikerjakan.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, sebenarnya Pemkot Mojokerto sudah menganggarkan dana sebesar Rp 7,1 miliar untuk pembebasan lahan dan Rp 7,8 miliar untuk pembangunan. Namun dana ini tidak bisa terserap.

Agoes Heri Santoso, Kepala Bagian Pembangunan Setdakot Mojokerto mengaku belum mendapatkan informasi detail terkait perkembangan proyek jalinbar, namun rencananya pembebasan akan dimulai tahun depan. “Pembenasan lahannya baru akan dilaksanakan di tahun 2019,” ungkapnya.

Baca Juga :  Gusur Rumah Warga, Pemkot Mojokerto Siapkan Rp 7,1 Miliar

Sekedar informasi, untuk pembangunan Jalinbar, Pemkot Mojokerto bakal membebaskan lahan sekitar 5 hektare yang dibagi menjadi 5 segmen. Rencana awal tahun ini akan diawali dengan pembebasan lahan di segmen 1,2 dan 3. Namun masih terkendala pe

Jalinbar ini, rencananya dibangun sepanjang 5 kilometer dengan lebar 21 meter yang diharapkan bisa membuka akses Mojokerto bagian barat. Dari perempatan Surodinawan hingga Pulorejo. Bahkan Pemkot juga bakal membangun fly over diatas rel kereta api yang ada di sebelah balai kelurahan Blooto, Prajurit Kulon.(sma/udi)