Jamaah Haji Mojokerto Kembali ke Tanah Air, Dua Jamaah Tertinggal Di Tanah Suci

Masih Dirawat di RSAS

Slider

Semua Jamaah haji asal Kabupaten Mojokerto yang tergabung dalam kloter 75,76 dan 77 telah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Mekkah dan Madinah. Sesuai jadwal, mereka akan kembali ke tanah air mulai Sabtu malam hingga Minggu.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, jadwal kepulangan jamaah haji asal Kabupaten Mojokerto diawali dengan kedatangan jamaah haji kloter 75 yang tiba di tanah air sekitar pukul 19:15 WIB dan memasuki pendopo Kabupaten Mojokerto paa pukul 23:15 WIB.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Mojokerto Mukti Ali mengatakan, sesuai jadwal, Seara bertahap semua jamaah haji Kabupaten Mojokerto meninggalkan Madinah sejak Jumat (21/09). “Delapan jam sebelumnya harus sudah siap menuju bandara untuk pemulangan jamaah, karena prosesnya cukup panjang,” ungkapnya.

Mukti Ali juga mengatakan, jadwal pemulangan jamaah haji kabupaten Mojokerto diawali dari Kloter 75 yang masuk ke Pendopo Kabupaten Mojokerto pada Sabtu (22/09) pukul 23:15 WIB. Kloter 76 masuk pendopo pada Minggu (23/09) sekitar pukul 05:55 WIB dan Kloter 77 pada Minggu (23/09) sekitar pukul 18:45 WIB.

Baca Juga :  Musim Haji 2018, Mekkah Diwarnai Badai Debu dan Hujan Es

Sementara data yang dihimpun suaramojokerto.com, dari total 1.333 jamaah haji asal kabupaten Mojokerto, masih ada dua jamaah haji yang masih tertinggal di Mekkah karena mengalami sakit dan dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS).

Mereka berdua adalah Sampini, 76, asal Desa Jiyu, Kecamatan Kutorejo yang dirawat di RSAS An Noor, Makkah dan Mochammad Asik, 62, asal Desa Terusan, Kecamatan Gedeg yang menjalani perawatan di RSAS King Abdul Aziz, Makkah.

Menurut dr Fanny Ardie, dokter kloter 76, kondisi kedua jamaah dikabarkan sudah mulai membaik. “Pasien yang sebelumnya dirawat di ruangan intensif, sekarang sudah dirawat di ruangan biasa,” katanya.(sma/udi)