1.332 Jamaah Haji Mojokerto Bertemu Keluarga, 4 Meninggal, 3 Tertinggal

info haji 2018

Slider

Setelah menyelesailam semua prosesi ibadah haji, semua Jamaah haji asal Kabupaten Mojokerto sudah kembali pulang dan bertemu keluarga. Hanya saja, ada tiga jamaah yang masih dirawat dan empat jamaah yang meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, kepulangan jamaah haji Mojokerto ini disambut oleh Pungkasiadi, Wakil Bupati Mojokerto pada Sabtu dan Minggu (22-23/09/2018). Jadi total jamaah yang kembali pulang sebanyak 1.332 orang yang tergabung di kloter utama 75,76 dan 77.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Mojokerto Mukti Ali mengatakan, ada empat jamaah yang meninggal dunia di tanah suci. “Dua jamaah dari kloter 75, sedangkan dari kloter 76, 77 masing-masing satu jamaah,” ungkapnya.

Mukti Ali juga mengatakan, ada satu jamaah yang akan pulang menyusul karena masih dirawat di Klinik Kesehatan Jamaah Haji Indonesia (KKHI). “Hanya karena kecapekan, nanti juga akan diantar pulang,” tambahnya.

Baca Juga :  Rindu Wukuf di Arafah, Jamaah Diajak Berserah Diri, Begini Situasinya

Sementara data yang dihimpun suaramojokerto.com, empat jamaah yang meninggal di tanah suci diantaranya Romadi jamaah asal Kesamben Jombang tergabung di Kloter 77 meninggal dunia pada 29 Agustus 2018. Disusul Suwari asal Balongmasin, Kecamatan Pungging ini meninggal dunia pada Minggu (01/09). Wawang Heru, asal Kecamatan Sooko, dari kloter 75 meninggal Rabu (05/09). Siti Zumroh, jamaah haji asal Sooko, Mojokerto meninggal pada Sabtu (19/09).

Sementara dua jamaah yang masih dirawat di RS Arab Saudi adalah Sampini, 76, asal Desa Jiyu, Kecamatan Kutorejo yang dirawat di RSAS An Noor, Makkah dan Mochammad Asik, 62, asal Desa Terusan, Kecamatan Gedeg yang menjalani perawatan di RSAS King Abdul Aziz, Makkah.(sma/udi)