Pamit Daftar Haji, Warga Jombang Tewas Ditabrak Kereta Api

Motornya Hancur Tak Berbentuk

Kecelakaan di perlintasan kereta api tanpa palang pintu kembali terjadi, kali ini menimpa Mukhlisin asal Pucangsimo, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang yang ditabrak kereta api Sancaka, Rabu (26/09) sekitar pukul 10:17 WIB di perlintasan Desa Jatipelem Kecamatan Diwek, Jombang.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, kecelakaan ini terjadi diduga karena korban yang mengendarai motor Nopol S 2411 WU tersebut nekat menyerobot jalur kereta api, padahal saat itu kereta sudah mulai mendekat.

Yudhi penjaga palang pintu kereta api mengatakan, korban tewas setelah terseret Kereta Api Sancaka jurusan Jakarta-Surabaya. “Awalnya dia sudah berhenti, namun tiba-tiba nyerobot. Saya sudah teriak-teriak agar berhenti,” ungkapnya.

Baca Juga :  Inilho Nama Korban Ditabrak Kereta Api di Mojokerto Yang Tubuhnya Putus

Akibat kecelakaan ini, Mukhlisin yang dikenal sebagai bakul petisi ini terpental dan meninggal dunia di lokasi, Sedangkan sepeda motornya hancur tak berbentuk Setelah tertabrak dan terseret kereta api beberapa meter.

Sementara Faik, seoarang perangkat desa Pucangsimo mengaku mendapat informasi dari temannya kalau Mukhlisin tertabrak kereta api. Menurut Faik, sebelumnya Mukhlisin berpamitan untuk membayar biaya pendaftaran haji ke rumah Pak Rahmat. “Setelah itu ada kabar Mukhlisin ketabrak kereta api, mungkin dia terburu-buru karena istrinya di rumah sendirian,” pungkasnya.(fer/sma)