Awas..!! Ada 4 Cara Penularan HIV Paling Rentan

Info Sehat

Hingga saat ini penyakit HIV/Aids masih merupakan penyakit mematikan. Berdasarkan data dari WHO, pada tahun 2017 terdapat 36,9 juta jiwa di dunia orang dengan HIV/Aids (ODHA). WHO juga merilis, sejak ditemukan hingga tahun 2015 sebanyak 34 juta ODHA meninggal dunia, dan pada tahun 2015 saja, tercatat 1,1 juta ODHA yang meninggal.

Di lndonesia, HIV/AIDS sudah menyebar di 407 dari 507 kabupaten/kota (80 persen) di seluruh provinsi. HIV atau human immunodeficiency virus ini berada cairan tubuh manusia, diantaranya darah, air mani, cairan vagina dan ASI. Virus ini dapat menyebar melalui berbagai cara ke tubuh manusia.

Berikut empat cara penularan HIV paling rentan berdasarkan paparan Pakar hematologi, Prof. DR. Zubairi Djoerban, Sp.PD, KHOM (K),

1. Berhubungan seks
Cara ini merupakan yang paling rentan menyebarkan HIV ke tubuh manusia. Karena, cairan tubuh yang terinfeksi HIV bisa menular ke pasangan saat berhubungan seks. Baik berhubungan seks lain jenis maupun sesama jenis.

Baca Juga :  Buah Cermai bisa Bikin Kulit Halus dan Bercahaya

2. Narkotika suntik
Jarum suntik menjadi wadah penyebaran yang cukup rentan terhadap HIV. Bahkan, dari data yang ada, pemakaian jarum suntik secara bergantian di penjara, membuat para narapidana sangat mudah diintai HIV.

3. Transfusi darah
Tidak ada yang mengetahui status pasti pada pendonor darah. Untuk itu, kondisi yang memicu adanya transfusi darah, membuat virus dengan sangat mudah menular dan masuk ke tubuh. Namun sekarang lembaga yang menangani transfusi darah sudah mengantisipasi dengan mengunakan jarum sekali pakai.

4. Ibu hamil ke janin
Hal ini sangat mudah terjadi penularan karena darah di dalam plasenta akan membawa virus ke janin di kandungan. Namun, angka kasusnya sendiri sudah sangat menurun karena ibu hamil dengan HIV sudah dianjurkan menggunakan obat antirektoviral (ARV) dan terbukti efektif mencegah penularannya.

Supaya kita terhindar dari penyakit HIV Aids lanjut Prof. DR. Zubairi Djoerban, Sp.PD, KHOM (K) menyarankan agar menghindari 4 hal tersebut yang melibatkan orang-orang yang beresiko.(sma/udi)