Data Korban Gempa Situbondo, 3 Tewas, 4 Luka, Puluhan Rumah dan Masjid Rusak

Kecamatan Gayam, Sumenep Terguncang Hebat

Slider

Gempa bumi berkekuatan 6,4 Skala Richter (SR) yang mengguncang Situbondo, Jawa Timur, Kamis (11/10) sekitar pukul 01.44 WIB mengakibatkan tiga orang meninggal dunia. Selain itu, sejumlah bangunan juga mengalami kerusakan parah akibat diguncang gempa.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, kawasan Sumenep Madura termasuk daerah yang mengalami guncangan hebat, yang terparah adalah Kecamatan Gayam.

BNPB menyatakan, data sementara ada tiga korban meninggal dunia dari warga Kematan Gayam, Sumenep. Mereka meninggal karena tertimpa bangunan yang roboh. Data ini bersifat sementara dan ada kemunhkinan bertambah.

Berikut data korban meninggal akibat gempa Situbondo.

1. Nuril Kamiliya (7 Tahun) Desa Prambanan, Kecamatan Gayam – Sumenep
2. H. Nadhar (55) Dsn. Jambusok, Desa Prambanan, Kecamatan Gayam – Sumenep
3. Laki-laki Dewasa (masih identifikasi) Desa Prambanan, Kecamatan Gayam – Sumenep

Baca Juga :  Dinsos Mojokerto Kirim Satu Truk Bantuan Bencana Palu-Donggala

Selain tiga korban meninggal, Ada empat korban luka yanh Semarang masih menjalani perawatan di Puskesmas setempat. Sementara data beberapa bangunan rusak, dianyaranya :
– Rumah di Desa Jambuir, Kecamatan Gayam Kepulauan Sapudi, Sumenep.
– Rumah di Kopedi Kecamatan Bluto, Sumenep
– Rumah di Kertasada Kecamatan Kalianget, Sumenep
– Masjid Desa Gendang Timur Kecamatan Sepudi – Sumenep
– Rumah rusak di Nyabakan Timur Kecamatan Batang-Batang – Sumenep.

BNPB juga menyatakan, guncangan gempa juga dirasakan beberapa daerah, antara lain Kabupaten/Kota Situbondo, Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, Bondowoso, Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kota Batu, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kabupaten Blitar, Surabaya, Sidoarjo, Jombang, Kabupaten Mojokerto, dan Kota Mojokerto.(sma/udi)