Kejari Mojokerto Gelar Lomba Cegah Perilaku Koruptif Pelajar

Pemenang Dinobatkan Sebagai Duta Pelopor Anti Koruptif

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Mojokerto berupaya menanamkan perilaku anti korupsi di kalangan masyarakat, termasuk para pelajar. Diantaranya dengan menggelar lomba karya tulis yang bertema pencegahan perilaku koruptif di kalangan pelajar.

Kajari Kabupaten Mojokerto, Rudi Hartono mengatakan, lomba karya tulis tingkat SMA inumi tyjuannya untyk mengantisipasi perilaku koruptif sejak dini. “Untuk memperingati hari Anti Korupsi Internasional 9 Desember mendatang, Kita akan menggelar acara lomba karya tulis untuk SMA sederajat. Salah satu tujuannya adalah untuk meminimalisir perilaku koruptif sejak dini,” ungkapnya.

Kajari juga berharap, pendidikan anti koruptif sejak dini tersebut dapat menata pola perilaku yang koruptif para pelajar, seperti membohongi orang tuanya, menyalahkan gunakan SPP atau tindakan sejenis.

“Sengaja kita menyasar siswa SLTA. Di sini anak belum mengetahui apa itu korupsi namun ada kecenderungan bersifat koruptif, ini harus dipahami” terangnya.

Baca Juga :  Menghilang, Kejari Mojokerto Tetapkan Kontraktor Sebagai Tersangka

Sementara kegiatan lomba karya tulis ini dilaksanakan mulai 6 hingga 22 Nopember untuk tahap pengumpulan hasil karya, setelah itu akan dipilih 10 besar yang harus mempresentasikan secara langsung di hadapan para dewan juri pada 10 Desember 2018. “Nanti yang juara akan.kita neri beasiswa pendidikan dan kita nobatkan sebagai Duta Pelopor Anti Koruptif,” katanya.

Hasil lomba karya tulis ini harus original dan tidak pernah dipublikasikan sebelumnya yang akan diuji oleh tim juri dari beberapa unsur. Mulai dari Dewan Pendidikan, Ahli public speaking, Ketua Pengadilan Negeri (PN) dan ahli dari akademisi.(sma/udi)