Salah Masukkan Kunci Motor, Warga Ponorogo Dihajar di Mojokerto

Dikira Akan Pelaku Curanmor

Slider

Nasib nahas dialami Rendi Irawan, (22) asal Perum Grisimai jalan Budi utomo CD 8, Desa Mangunsuman, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo. Gara-garanya dia salah masuk kamar kos dan salah memasukkan kunci motor ke motor lain dan diteriaki maling.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, peristiwa ini terjadi di Dusun Sukorejo, Desa Lolawang, Kecamatan Ngoro, Mojokerto, Minggu (11/11) sekitar pukul 15:30 WIB. Saat itu Rendi bersama istrinya bermain ke kos-koran temannya.

Saat istrinya masuk ke kamar kos temannya, Rendi memarkir motornya dan menghampiri temannya yang bernama Slamet, mereka pun nongkrong. Selang beberapa menit kemudian datang temannya lagi bernama Orbit Talia yang membawa 4 butir pil koplo. Rendi minum 2 butir, Slamet minum 2 butir dicampur dengan kopi.

Rendi yang mulai terpengaruh pul koplo bermaksut mengambil motornya, namun salah masuk kos-kosan dan salah memasukkan kunci motor ke motor orang lain, Yamaha Vixion. Warga pun mengira Fendi akan mencuri motor dan diteriaki maling hingga akhirnya ditangkap dan dihajar warga hingga babak belur. Bahkan videonya sempat viral di media sosial.

Baca Juga :  Malam 1 Suro, 600 Personil Siaga di Mojokerto

AKP Gatot Wiyono, Kapolsek Ngoro saat dikonfirmasi mengatakan, dari hasil penyelidikan petugas, Rendi tidak terbukti akan melakukan aksi pencurian sepeda motor. Hanya saja, dia tidak sadar kalau salah memasukkan kunci ke motor orang lain. “Motornya Rendi itu honda CBR, karena tidak begitu sadar, dia memasukkan ke motor yamaha Vixion,” ungkapnya.

Meski tak terbukti akan mencuri motor, namun Rendi tetap diproses hukum di Polsek Ngoro terkait pemakaian Pil Koplo. “Kami menghimbau agar masyarakat tidak gegabah dan main hakim sendiri,” pungkasnya.(fam/udi)