Sumur di Mojokerto Tercemar Pertamax, Polisi : Pencemaran atau Sabotase

Kebocoran Tanki atau Sabotase

Slider

Penyelidilan kasus pencemaran sumur warga Dusun Panjer, Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto yang dilakukan pihak kepolisian akhirnya mulai mengerucut pada dua opsi.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, dua opsi tersebut bisa kebocoran
dari tangki SPBU yang menampung premium dan pertamax, atau adanya tindakan sabotase.

Kasat Reskrim Polres
Mojokerto AKP M. Solikhin Fery mengatakan, hasil penyelidikan yang dilakukan Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur menyatakan, sumur tersebut mengandung BBM jenis Pertamax dan Premium. Namun pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mojokerto.

Kata Feri, kalau nanti hasil penyelidilan DLH sama dengan Dinas ESDM, berarti ada kebocoran tangki SPBU. Namun kalau hasilnya ternyata negatif berarti mengarah adanya sabotase. “Kepastiannya menunggu hasil uji DLH yang sudah melakukan pengeboran di sekitar sumur,” terangnya.

Baca Juga :  Sumur Tercemar Pupuk Cair, Warga Mojokerto Diminta Tunggu Hasil Lab

Sementara pihak DLH sudah mengambil sample lima liter air dari hasil pengeboran di sekitar sumur yang tercemar BBM. Sample tersebut sudah di uji labkan namun hinga kini belum keluar hasilnya.

Seperti diketahui, sumur warga di Dusun Panjer, Desa Tunggalpager, Pungging, Mojokerto yang berada di dekat SPBU tercemari BBM. Bahkan beberapa warga sempat mengambil air sumur tersebut dan kabarnya bisa dipakai menyalakan motor.(sma/udi)