Tahun 2019, Kuota Haji Kabupaten Mojokerto Naik 550 CJH

Kuota Ditetapkan Sebanyak 2.254 Kursi

Slider

Kuota calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Mojokerto tahun 2019 bakal naik hingga 500 cjh lebih. Kalau di musim haji tahun 2018 hanya 1700 cjh, tahun depan nail menjadi 2254 CJH.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, kepastian kenaikan kuota haji ini setelah Kanwil Kemenag Jatim memutuskan kuota haji masing-masing daerah pada bulan oktober lalu, termasuk kuota haji Kabupaten Mojokerto.

Mukti Ali, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Mojokerto mengatakan, meskipun kuota bertambah namun masih berpeluang akan berkurang, karena Kemenag terus berupaya untuk mengefektifkan proses keberangkatan. “Kita masih diminta melakukan pendataan dan verifikasi berkas CJH yang masuk dalam kuota itu,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Satu lagi, CJH Mojokerto Meninggal di Mekkah

Kata Mukti Ali, pendataan ini untuk memastikan kesanggupan CJH untuk berangkat, baik yang menyangkut masalah kesehatan maupun kesanggupan melunasi Biaya Pelaksanaan Ibadah Haji (BPIH) yang ditandai dengan menyerahkan berkas merah. “Dengan pendataan ini bisa dideteksi CJH yang menyatakan menunda maupun meninggal dunia,” tambahnya.

Mukti Ali juga mengatakan, penyerahan berkas merah sebagai tanda kesanggupan melunasi BPIH sebenarnya terakhir Jumat (30/11) hari ini. Sehingga dari berkas ini sudah bisa diestimasi jumlah CJH yang sanggup melaksanakan haji tahun depan. “Yang belum menyerahkan untuk sementara dianggap tidak sanggup berangkat, namun nanti pasti ada formula bagi mereka,” pungkasnya.(sma/udi)