Penderita HIV-Aids di Jawa Timur Peringkat Pertama se Indonesia

1,3 Laki-laki di Jatim Suka Jajan

Slider

Ada yang mengejutkan terkait data jumlah penderita HIV di Jawa Timur yang disampaikan dalam momemtum peringatan Hari AIDS Sedunia 2018. Karena Jatim menduduki peringkat pertama jumlah penderita HIV-Aids terbanyak se Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan Guri Besar Universitas Dr Soetomo (Unitomo) Surabaya, Dr drs Otto Bambang Wahyudi yang juga Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Jawa Timur. Menurut Otto, Jatim menempati peringkat pertama di Indonesia terkait kasus penderita HIV/AIDS.

Otto juga menyampaikan data temuan KPA Jatim terkait kasus HIV-Aids selama tahun 2017. “Ada 18.008 kasus yang ditemukan KPA Jatim selama 2017. Sedangkan jumlah orang dengan HIV/AIDS (ODHA) mencapai 43.658 orang,” terangnya.

Baca Juga :  Peringati Hari Aids Sedunia, Aktifis di Mojokerto Ajak Warga Salami ODHA

Dari data-data yang dimiliki KPA JATIM, diketahui bahwa jumlah ODHA terbanyak berada di Surabaya, yakni mencapai 7.000 orang. “Usia penderita merupakan usia produktif, antara 15 sampai 35 tahun,” Terangnya.

Otto juga menjelaskan, penularan virus HIV ini terbanyak melalui hubungan seks bebas, disusul dengan penggunaan jarum suntik narkoba, lalu perilaku menyimpang seks sejenis. “Bahkan banyak juga ibu rumah tangga mengidap HIV karena tertular suaminya. Jumlahnya menempati peringkat ke dua. Kalau ditotal, ada 1,3 juta laki-laki di Jatim yang suka “jajan” aembarangan,” pungkasnya.(sma/udi)